Page Home

Link Berita

CHAMPEON 2011 BIREUEN UNITED

Sabtu, 02 Juli 2011

Osas Saha & Fortune Udo Adu Ketajaman di Final PGA II

Osas Saha & Fortun Udo Bersaing Top Skor PGA II

BANDA ACEH | LIGAACEH.COM — Juara Liga Indonesia musim 2010-2011 Persiba Bantul akan menantang Aceh Selection di partai grand final Piala Gubernur Aceh II di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, sore ini (Sabtu, 2/7/2011). Ini merupakan laga penentuan sang jawara Piala Gubernur II.
Persiba melaju ke final usai menundukkan Pelita Jaya lewat adu penalti di laga semifinal, Kamis sore. Sedangkan Aceh Selection meraih tiket final setelah menang atas Semen Padang 3-2 di semifinal, Kamis malam.
Sebelumnya, keduanya juga sama-sama keluar sebagai juara grup di babak penyisihan. Persiba juara Grup A dan Aceh Selection juara Grup B.
Dari statistik perolehan hasil menang, kedua tim itu memiliki jumlah laga kemenangan yang sama. Dua pemain depan kedua tim juga saling mengejar gelar topscorer.
Jelang grand final, pemain depan Aceh Selection Osas Saha telah mengoleksi lima gol, terpaut satu gol di atas striker Persiba Fortune Udo. Udo sendiri sebenarnya pernah menduduki peringkat topscorer sementara begitu usai babak penyisihan.
Namun di laga semifinal, Udo tidak menambahkan pondi golnya. Sebaliknya Osas Saha yang sempat tertinggal satu dari Udo, berhasil mengoleksi dua gol di semifinal melawan Semen Padang.
Tidak hanya pencetak gol terbanyak, panitia jauh-jauh hari juga menyatakan akan memilih seorang pemain terbaik. Jadi dalam laga final sore ini juga sarat usaha pemain untuk tampil bagus dan sportif.
Selebihnya, yang terpenting di laga final adalah bagaimana memenangkan laga sehingga bisa keluar sebagai jawara.
Sementara terkait info yang sempat beredar bahwa Cristian Gonzales akan memperkuat Aceh Selection di laga final, dipastikan batal. Jelang laga final, El Loco belum menyatakan kesediaannya.
“Bisa dibilang tidak jadi, karena hingga malam ini El Loco belum memberikan jawabannya untuk bisa memperkuat Aceh Selection di laga final,” sebut M Sakdan Abidin, Ketua Panitia Pelaksana Piala Gubernur Aceh II, kemarin malam.

Nasir Gurumud, Direktur Kompetisi Liga Aceh Seri 2011 Primer

Sunardi M Saleh 
Banda Aceh | Ligaaceh.com. Rapat Pengurus Pusat Liga Aceh yang beralamat di Nyak adam Kamil Neusu Timur Banda Aceh pada tanggal 29 Juni 2011 telah menetapkan Saudara Nasir Gurumud untuk menjabat sebagai Direktur Kompetisi Liga Aceh Seri 2011 Primer.dalam pertemuan itu di ikuti oleh Sekretaris K-Liga Pusat Aceh, Zahirsyah Omardy, Ketua Satu, Ispanudin Amir,SH bidang Organisasi dan Kompetisi dan Pengurus harian lainnya.
"Kompetisi tahun ini, diharapkan jika tidak ada halangan seluruh kabupaten/kota bisa mengikuti kompetisi Liga Aceh Seri 2011 Primer ini" ujar Sunardi Muhammad Saleh yang lebih akrab dipanggil Bonar.
juga kompetisi tahun ini, kita harapkan lebih baik dari tahun yang sudah-sudah, semoga Direktur kompetisi yang terpilih  ini benar-benar mempersiapkan segala sesuatu lebih terarah dan terukur. hal ini disebabkan pengalaman kompetisi tahun lalu yang sudah berjalan dengan baik, juga menghimbau kepada seluruh Panitia Pelaksana dan Pengurus Liga Aceh supaya benar-benar dapat mengawasi apa saja yang paling mendasar dalam pelaksanaan kompetisi Liga Aceh 2011 ini. dikarenakan animo masyarakat sangat tinggi yang ingin menyaksikan kompetisi usia 23 ini berlangsung sebagaimana mestinya. terlebih Hasil Kompetisi Liga Aceh selama ini telah membawa nama Aceh secara khusus dan Indonesia pada umumnya ditingkat Nasional maupun Internasional, hal ini dibuktikan dengan Raihan Mendali Emas di Arafura Games yang lalu. Sunardi M Saleh menghimbau kepada seluruh masyarakat Bumi Serambi Mekkah yang menginginkan Sepakbola Aceh lebih Maju dan Profesional mari bersama-sama kita mendukung agar terlaksananya Kompetisi Liga Aceh Usia 23 ini yang telah memasuki musim ke 3 tahun ini.
Direktur Kompetisi Liga Aceh terpilih, Nasir Gurumud mengungkapkan Harapannya kepada Seluruh Pengurus dan Panitia Liga Aceh serta Masyarakat untuk memberi dukungan Positif agar Kompetisi Liga Aceh menjadi sebuah tontonan yang menarik. dan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas My Game is Fair Play.

Hal senada juga di ungkapkan Gubernur Aceh Drh. Irwandi Yusuf, "Siapa saja yang menjadi Ketua dari Pada Kompetisi Liga Aceh supaya benar-benar menjaga Sportivitas dan Wasit yang memimpin pertandingan supaya berlaku sikap Netral" Ujar Gubernur yang semasa konflik dikenal dengan nama Tgk Agam.
lebih jauh Irwandi Menyoroti Budaya Sepakbola Aceh dari Zaman kependudukan Masa Penjajahan "Pageu Hana dipasang, meusikrek bule pha hana Gadeh" Ujar Irwandi, menyoroti sikap penonton bola dimasa lalu tidak pernah membuat kerusuhan. (ixm)

Jumat, 01 Juli 2011

Goal Edward Wilson Yunior, Pelita Jaya Gagal Raih Peringkat Ketiga

Edward Wilson Yunior
BANDA ACEH, LIGAACEH.COM - Semen Padang meraih peringkat tiga Piala Gubernur Aceh II setelah sukses menundukkan Pelita Jaya 1-0 di Stadion H Dimurthala, Jumat (1/7/2011). Dengan keberhasilan ini, "Kabau Sirah" berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta.
Kedua tim tampil dengan permainan cepat semenjak menit-menit awal. Pelita yang mengandalkan Joko Sasongko sebagai pengatur serangan beberapa kali melepaskan umpan-umpan yang cukup merepotkan pertahanan "Kabau Sirah". Sayang, solidnya lini pertahanan Elly Aiboy dan kawan-kawan membuat serangan yang dilancarkan Pelita kerap mentah.
Semen Padang pun bukan tanpa ancaman. Duet Edward Wilson Yunior dan Suheri Daud di lini depan kerap membuat lini pertahan Pelita kerepotan. Namun, usaha Semen Padang selalu mampu digagalkan barisan pertahan Pelita. Alhasil, kedua tim hanya mampu bermain imbang tanpa gol hingga turun minum.
Selepas turun minum, Pelita nyaris membobol gawang Semen Padang pada menit-menit awal. Apriansyah melepaskan tandukan keras umpan silang Mustofa Aji. Namun tandukan keras Apriansyah masih bisa digagalkan Semen Padang, Dicky Jamalis.
Belum sempat melepaskan ancaman, "The Young Guns" justru kebobolan oleh gol yang diciptakan Edward Wilson pada menit ke-55. Gol berawal dari umpan silang Elly di sisi kiri pertahan Pelita. Dengan cepat, Edward melepaskan tandukan keras yang gagal diantisipasi Sahar.
Unggul 1-0, Semen Padang semakin menggila. Gawang Pelita bahkan nyaris kembali kebobolan lewat tembakan keras Elly yang dilepaskan dari luar kotak penalti. Beruntung bagi Pelita, Sahar masih bisa menggalkan peluang tersebut.
Tidak ingin membuang waktu, Semen Padang terus melancarkan serangan. Namun, usaha "Kabau Sirah" gagal membuahkan gol tambahan hingga laga usai. Alhasil, Semen Padang hanya meraih kemenangan 1-0.

Susunan Pemain:
Pelita Jaya: Sahar; Abdul Rahman, Tri Rahmad, Ipan Priyanto, Gilang Ginarsa; Dedi Kusnandar, Magdis Alfariz (Saifulloh 81), Muhamad Sukron, Joko Sasongko; Mustofa Aji, Apriansyah

Semen Padang: Dicky Jamalis; Syafrudin, Zico Alpa, Hengki Ardiles, Anda Hendrawam (Fauzan Jamal 57); Vendry Mofu, Rudy Doank, Dedi Hartono, Heru Nerli (Elly Aiboy 35); Suheri Daud (Joshua Pahabol 74), Edward Wilson Yunior

"Oiiii Azan..." Teriak Penonton

BANDA ACEH, LIGAACEH.COM — Pertandingan Pelita Jaya melawan Semen Padang dalam perebutan tempat ketiga Piala Gubernur Aceh II, Jumat (1/7/2011) di Stadion H Dimurthala, sempat terhenti sebentar pada menit-menit awal. Hal itu dilakukan untuk menghormati kumandang azan isya.
Pertandingan kedua tim dimulai pada pukul 20.00. Namun, laga baru berjalan sekitar lima menit, pemimpin pertandingan (PP) memberikan instruksi kepada wasit untuk menghentikan pertandingan.
"Oiiii azan," teriak salah seorang penonton.
Akhirnya, wasit memutuskan menghentikan pertandingan hingga kumandang azan selesai, sementara kedua tim tetap menunggu di lapangan.
"Salah pemimpin pertandingan. Seharusnya ditunggu azan dulu. Tapi, dia minta dipercepat," kata salah seorang panitia yang tidak ingin disebutkan namanya.
Lebih kurang tiga menit pertandingan berhenti, kedua tim langsung tampil dengan permainan ngotot. Untuk sementara, Pelita mendominasi jalannya pertandingan pada 20 menit pertama.

“Lapangan Lampineueng Kurang Bagus”

Sajuri Syahid (Coach Persiba Bantul)

BANDA ACEH | LIGAACEH.COM — Pelatih Persiba Bantul, Sajuri, menyatakan lapangan Stadion H Dimurthala Lampineung kurang bagus. Sehingga meski Persiba menang 6-4 (1-1) dalam laga semifinal melawan Pelita Jaya, sore tadi, dia mengaku penampilan anak asuhannya itu kurang maksimal.
“Mungkin karena faktor lapangannya kurang bagus, sehingga membuat anak-anak sulit untuk mengembangkan pola permainannya,” sebut Sajuri kepada wartawan begitu usai laga.
“Jika dibandingkan lapangan stadion ini dengan lapangan yang di sana (Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, red), mendingan bagus yang di sana,” ujar dia.
Namun, soal tidak maksimalnya perfoma anak asuhnya itu dia tidak saja menyalahkan lapangan yang kurang bagus. Menurutnya, Fortune Udo dkk juga terkesan menganggap remeh tim lawan di lapangan.
“Anak-anak seperti menganggap remeh lawan, mungkin karena itu pola permainannya kurang bagus sore ini,” sebut dia. (ixm)

Malam Ini, Semen Padang Vs Pelita Jaya Perebutan Juara ke Tiga

Piala Gubernur Aceh II

BANDA ACEH | LIGAACEH.COM — Turnamen Internasional Piala Gubernur Aceh II hampir berakhir. Malam ini, Jumat (1/7/2011), Pelita Jaya akan berjumpa Semen Padang di perebutan juara tiga, Stadion H Dimurthala Lampineung.
Pelita Jaya gagal ke grand final usai kalah dari Persiba lewat penentuan adu penalti. Sementara Semen Padang dibungkam Aceh Selection (2-3), kemarin malam.
Pelita Jaya dan Semen Padang sama-sama penghuni kasta tertinggi sepakbola Tanah Air, Indonesian Super League. Namun di kancah Piala Gubernur Aceh II, Pelita Jaya hanya memboyong talenta-talenta muda. Mereka umumnya pemain berusia 21.
Sementara Semen Padang semakin meningkat pola serangannya dengan kehadiran mantan pemain Timnas Indonesia, Ellie Aiboy. Pemain asal Papua itu kemarin malam berhasil menjebol gawang Aceh Selection lewat tendangan bebasnya.
Semen Padang juga memeliki tukang gedor asing Edward Wilson Yunior dan pemain asal Tanah Rencong ini Suheri Daud. Edward telah mengoleksi dua gol, sementara Suheri baru satu gol dalam laga melawan Aceh Selection di semifinal.
Menang dalam duel itu berarti memperoleh peringkat ketiga Piala Gubernur Aceh II. Sedangkan jika kalah, maka harus puas di urutan keempat.
Menurut informasi dari Panitia Pelaksana jauh-jauh hari, juara ketiga berhadiah sebesar Rp 50 juta dan Rp 25 juta untuk juara keempat. (ixm)

Disikut, Saktiawan Masuk IGD

Penyerang Semen Padang Saktiawan Sinaga harus dilarikan ke
Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit DR Zaenoel Abidin
Banda Aceh setelah bertabrakan dengan bek Aceh Selection
Andrea pada babak semifinal Piala Gubernur Aceh II di Stadion H
Dimurthala, Kamis (30/6/2011) malam.

BANDA ACEH | LIGAACEH.COM - Penyerang Semen Padang Saktiawan Sinaga dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit DR Zaenoel Abidin Banda Aceh, setelah terkena sikut bek Aceh Selection, Andrea, pada babak semifinal Piala Gubernur Aceh II di Stadion H Dimurthala, Kamis (30/6/2011).
Insiden itu terjadi pada penghujung babak pertama. Saat itu, Saktiawan berlari kencang mengejar bola umpan panjang. Lajunya terhenti setelah bertabarakan dengan Andrea. Akibatnya, Saktiawan langsung terkapar. Tim medis langsung memberikan pertolongan kepada Saktiawan. Akhirnya, tim medis memutuskan melarikan mantan pemain tim nasional itu ke Rumah Sakit DR Zaenoel Abidin yang jaraknya kurang lebih satu kilometer dari stadion.
Saktiawan langsung mendapat perawatan intensif termasuk rotgen di kepalanya yang mengalami benturan cukup keras. Namun, hasil rontgen menunjukkan tidak ada masalah berbahaya pada kepala Saktiawan.
Saat ditemui di rumah sakit, Saktiawan mengaku disikut oleh Andrea dibagian rahang kiri. "Rahang kiriku masih terasa sakit. Kepala bagian belakang pun begitu karena aku jatuh dengan posisi kepala lebih dulu menyentuh tanah. Tadi sudah di rotgen dan tidak ada yang berbahaya menurut dokter. Jadi tidak perlu ct scan. Tapi, aku merasa mual. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa," tambahnya. (ixm)

Team Liga Aceh

Team Liga Aceh
Aceh di Final Arafura Games